DUBLIN–(BUSINESS WIRE)–Laporan “Prakiraan, 2022-2030” tentang “Botol Air Minum yang Dapat Digunakan Kembali” berdasarkan jenis material (kaca, plastik, baja tahan karat), saluran distribusi (supermarket dan hypermarket, online), wilayah dan segmen telah ditambahkan ke penawaran ResearchAndMarkets.com.
Ukuran pasar botol air minum yang dapat digunakan kembali secara global diperkirakan akan mencapai USD 12,61 miliar pada tahun 2030, tumbuh dengan CAGR sebesar 4,3%.
Regulasi pemerintah dan kampanye anti-plastik mendorong konsumen untuk beralih ke botol air sekali pakai dan mendorong produsen untuk mengembangkan produk ramah lingkungan. Selain itu, berbagai kampanye yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengurangi penggunaan botol sekali pakai secara luas di tempat olahraga dan ruang publik, yang diharapkan dapat mendorong pertumbuhan pasar. Beberapa pemerintah juga telah melakukan hal yang sama.
Sebagai contoh, pada Februari 2019, UNICEF dan Kementerian Pendidikan Maladewa memutuskan untuk menyediakan botol air minum yang dapat digunakan kembali kepada semua mahasiswa tahun pertama di Maladewa. Selain itu, meningkatnya kesadaran lingkungan konsumen kemungkinan akan tetap menjadi pendorong utama pasar. Akibatnya, sebagian besar pemain utama di pasar telah mengadopsi strategi baru, seringkali karena kebutuhan untuk meningkatkan pengalaman konsumen.
Selama pandemi COVID-19, konsumen menghindari belanja di toko fisik dan lebih memilih belanja online. Situasi ini mendorong produsen untuk mendistribusikan produk mereka melalui saluran online, yang mempromosikan penggunaan botol air yang dapat digunakan kembali.
Sebagai contoh, tren ini telah mendorong banyak pendatang baru dan perusahaan yang sudah ada, seperti 24Bottles, Friendly Cup, dan United Bottles, untuk menggunakan daya tarik online guna meningkatkan penjualan. Dari segi jenis material, segmen plastik diperkirakan akan mengalami CAGR tercepat antara tahun 2022 dan 2030.
Keberlanjutan telah menjadi isu utama karena lonjakan limbah plastik dari botol air plastik sekali pakai, dan beberapa negara termasuk India, Kanada, Inggris, dan Prancis telah melarang plastik sekali pakai dan mempromosikan penggunaan kembali dan pengisian ulang botol. Hal ini akan mendorong pertumbuhan segmen tersebut.
ResearchAndMarkets.com Laura Wood, Senior Press Manager press@researchandmarkets.com 1-917-300-0470 ET Office Hours US/Canada Toll Free 1-800-526-8630 GMT Office Hours dial +353- 1- 416-8900
ResearchAndMarkets.com Laura Wood, Senior Press Manager press@researchandmarkets.com 1-917-300-0470 ET Office Hours US/Canada Toll Free 1-800-526-8630 GMT Office Hours dial +353- 1- 416-8900
Waktu posting: 17 Mei 2022


